• +123 456 7890
  • info@gmail.com
  • 125, Suitland Street, Sovagrely Rd

Facebook X-twitter Youtube Instagram
  • Home
  • News
  • Fashion
  • Tech
  • Travel
  • Home
  • News
  • Fashion
  • Tech
  • Travel

    Riuhmedia.com | Makassar, Rai Rafif Pengusaha kelahiran Bogor yang biasa di sapa Rai mendonasikan mobilnya untuk dijadikan mobil ambulance bagi masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu.

    Pengusaha muda ini memberikan mobilnya yang seharga 1,2 miliar untuk di jadikan mobil ambulance gratis untuk membantu melayani masyarakat yang membutuhkan.

    Rai melakukan aksi sosialnya itu untuk warga Kota Bogor Jawa Barat dan Kota Denpasar Bali, pengusaha Rental mobil mewah ini memiliki sekitar 100 unit lebih mobil mewah yang tersebar di hampir seluruh wilayah indonesia Seperti di Bali,Jakarta, Kalimantan,
    Yogyakarta dan kota-kota lainnya.

    Diketahuai Rai Rafif telah Memberikan 2 unit mobil ambulance untuk melayani masyarakat wilayah Provinsi Bali dan Bogor, satu unit sudah ready di Bali yang dioperasikan oleh Namru402 dan untuk bogor sedang dalam proses, kedua ambulance gratis untuk masyarakat yang tidak mampu, mobil Ambulance ini akan di titipkan dan di operasikan kepada layanan darurat dengan nama NAMRU402.

    NAMRU402 pun menyediakan,layanan darurat,pelayanan kedukaan,dan segala jenis pelayanan pre-hospital lain nya menuju daerah ataupun provinsi manapun di Indonesia, ambulance ini akan beroperasi penuh pada Tahun 2026 dengan Abu Ahmad sebagai Dir Ops dari layanan tersebut.

    Bagi masyarakat yg membutuhkan layanan bisa langsung kontak media instagram @namru402 atau @rai.rentcar.

    Riuhmedia.com | Malili, Luwu Timur — Aliansi Masyarakat Peduli Luwu Timur (AMPLI) menggelar aksi demonstrasi damai di depan Islamic Center Malili, Kamis (26/3/2026), sebagai bentuk protes terhadap penundaan pembangunan proyek tersebut sekaligus menuntut transparansi penggunaan anggaran.

    Puluhan massa yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Yolan Johan menyuarakan kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati H. Irwan Bachri Syam. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti anggaran tahap lanjutan pembangunan Islamic Center yang disebut mencapai sekitar Rp25–26 miliar pada tahun 2025.

    Dengan membawa tuntutan bertuliskan “Rp26 Miliar Kemana?”, AMPLI mempertanyakan realisasi penggunaan dana tersebut. Pasalnya, hingga Maret 2026, progres pembangunan dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan, sementara proyek sempat mengalami penundaan akibat sejumlah persoalan teknis dan kualitas pekerjaan.

    Dalam orasinya, Yolan Johan menegaskan bahwa Islamic Center seharusnya menjadi simbol kebanggaan masyarakat, khususnya umat Islam di Luwu Timur, bukan justru menimbulkan kecurigaan publik.

    “Kami mendukung pembangunan Islamic Center sebagai pusat ibadah dan syiar Islam. Namun penundaan yang berlarut-larut serta minimnya transparansi anggaran membuat masyarakat bertanya-tanya. Rp26 miliar itu uang rakyat, harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegasnya.

    Selain menyoroti penggunaan anggaran, massa juga mengkritik pernyataan Bupati Irwan Bachri Syam yang sebelumnya mengungkapkan adanya sejumlah kekurangan pada proyek, seperti desain atap, kondisi lantai, dan beberapa item pekerjaan lainnya.

    Meski pemerintah daerah disebut telah memerintahkan perbaikan serta penyusunan desain baru, AMPLI menilai langkah tersebut berjalan lambat dan belum memberikan dampak nyata terhadap percepatan pembangunan di lapangan.

    Dalam aksinya, AMPLI menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah, di antaranya membuka audit publik secara rinci terkait penggunaan anggaran, menjelaskan alasan penundaan pembangunan, serta melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan proyek.

    “Transparansi adalah harga mati. Jangan biarkan proyek bernilai puluhan miliar ini terus ditunda dan dikelilingi tanda tanya,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Bupati Irwan Bachri Syam maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu Timur terkait tuntutan yang disampaikan massa.

    Islamic Center Malili yang berlokasi di kawasan eks Terminal Lama Malili diharapkan menjadi ikon keagamaan sekaligus pusat aktivitas masyarakat. Namun, kritik dari AMPLI menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap pengelolaan proyek strategis ini tengah menjadi sorotan.

    Aksi tersebut juga mencerminkan meningkatnya peran masyarakat sipil dalam mengawasi penggunaan anggaran daerah. Publik kini menantikan respons konkret dari pemerintah daerah guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

    Riuhmedia.com | Luwu — Rangkaian Forum Desa yang sebelumnya digelar di 21 desa pada empat kecamatan wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA) kini memasuki tahap realisasi program. Aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam berbagai pertemuan langsung tersebut mulai diwujudkan dalam bentuk program kerja kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan MDA.

    Melalui kegiatan Silaturahmi Forum Desa yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Luwu, sejumlah program strategis resmi diserahkan sebagai tindak lanjut hasil forum. Program tersebut antara lain relokasi intake dan jalur transmisi pipa Perumda Tirta Latimojong yang merupakan kolaborasi antara Pemkab Luwu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan MDA. Program ini diharapkan mampu memperkuat sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Latimojong hingga Belopa dan sekitarnya.

    Selain itu, turut direalisasikan program pipanisasi air bersih bagi lebih dari 100 kepala keluarga di Desa Rante Balla hasil kerja sama Kodim 1403/Palopo dan MDA, pemberian Beasiswa GenMAS untuk mahasiswa berprestasi, serta dukungan berbagai program pemberdayaan bagi 21 desa di wilayah operasional perusahaan.

    Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa dan camat dari 21 desa sebagai peserta utama Forum Desa. Turut hadir Direktur Utama MDA Trisakti Simorangkir bersama jajaran manajemen, Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Ketua DPRD Luwu, Kapolres Luwu, Dandim 1403/Palopo, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Sekretaris Daerah Luwu, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

    Bupati Luwu H. Patahudding menegaskan bahwa Forum Desa menjadi bagian dari pendekatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

    “Kami ingin memastikan setiap langkah pembangunan memiliki dasar yang jelas. Aspirasi yang disampaikan dalam Forum Desa kita himpun, kita petakan, lalu kita selaraskan dengan arah pembangunan daerah. Program yang direalisasikan hari ini merupakan tindak lanjut dari proses tersebut,” ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menciptakan keberlanjutan investasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali menyampaikan bahwa lembaga legislatif menjalankan fungsi fasilitasi dalam penyelesaian isu-isu sosial yang melibatkan masyarakat dan perusahaan, guna memastikan investasi berjalan dengan baik dan memberi dampak positif.

    Sementara itu, unsur Forkopimda menyatakan komitmen menjaga stabilitas wilayah. Kapolres Luwu dan Dandim 1403/Palopo menegaskan kesiapan institusi masing-masing dalam mengawal situasi agar tetap aman dan kondusif, sehingga program pembangunan dan investasi dapat berjalan tertib.

    Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, menegaskan bahwa kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Luwu merupakan bagian dari komitmen investasi jangka panjang perusahaan.

    “Kami hadir di Luwu dengan komitmen untuk tumbuh bersama. Investasi yang kami jalankan perlu berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang telah disusun dalam kerangka lima tahun ke depan agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan.

    Ke depan, Forum Desa akan terus dilanjutkan sebagai wadah komunikasi, evaluasi, dan penyelarasan program antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara investasi dan pembangunan sosial di empat kecamatan dan 21 desa wilayah operasional. (*)

    Riuhmedia.com | Luwu — Rangkaian Forum Desa yang sebelumnya digelar di 21 desa pada empat kecamatan wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA) kini memasuki tahap realisasi program. Aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam berbagai pertemuan langsung tersebut mulai diwujudkan dalam bentuk program kerja kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan MDA.

    Melalui kegiatan Silaturahmi Forum Desa yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Luwu, sejumlah program strategis resmi diserahkan sebagai tindak lanjut hasil forum. Program tersebut antara lain relokasi intake dan jalur transmisi pipa Perumda Tirta Latimojong yang merupakan kolaborasi antara Pemkab Luwu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan MDA. Program ini diharapkan mampu memperkuat sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Latimojong hingga Belopa dan sekitarnya.

    Selain itu, turut direalisasikan program pipanisasi air bersih bagi lebih dari 100 kepala keluarga di Desa Rante Balla hasil kerja sama Kodim 1403/Palopo dan MDA, pemberian Beasiswa GenMAS untuk mahasiswa berprestasi, serta dukungan berbagai program pemberdayaan bagi 21 desa di wilayah operasional perusahaan.

    Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa dan camat dari 21 desa sebagai peserta utama Forum Desa. Turut hadir Direktur Utama MDA Trisakti Simorangkir bersama jajaran manajemen, Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Ketua DPRD Luwu, Kapolres Luwu, Dandim 1403/Palopo, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Sekretaris Daerah Luwu, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

    Bupati Luwu H. Patahudding menegaskan bahwa Forum Desa menjadi bagian dari pendekatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

    “Kami ingin memastikan setiap langkah pembangunan memiliki dasar yang jelas. Aspirasi yang disampaikan dalam Forum Desa kita himpun, kita petakan, lalu kita selaraskan dengan arah pembangunan daerah. Program yang direalisasikan hari ini merupakan tindak lanjut dari proses tersebut,” ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menciptakan keberlanjutan investasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali menyampaikan bahwa lembaga legislatif menjalankan fungsi fasilitasi dalam penyelesaian isu-isu sosial yang melibatkan masyarakat dan perusahaan, guna memastikan investasi berjalan dengan baik dan memberi dampak positif.

    Sementara itu, unsur Forkopimda menyatakan komitmen menjaga stabilitas wilayah. Kapolres Luwu dan Dandim 1403/Palopo menegaskan kesiapan institusi masing-masing dalam mengawal situasi agar tetap aman dan kondusif, sehingga program pembangunan dan investasi dapat berjalan tertib.

    Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, menegaskan bahwa kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Luwu merupakan bagian dari komitmen investasi jangka panjang perusahaan.

    “Kami hadir di Luwu dengan komitmen untuk tumbuh bersama. Investasi yang kami jalankan perlu berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang telah disusun dalam kerangka lima tahun ke depan agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan.

    Ke depan, Forum Desa akan terus dilanjutkan sebagai wadah komunikasi, evaluasi, dan penyelarasan program antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara investasi dan pembangunan sosial di empat kecamatan dan 21 desa wilayah operasional. (*)

    Riuhmedia.com | Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menjaga konsistensinya menyapa warga melalui Safari Subuh Ramadan. Pada kunjungannya kali ini, ia melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Maccini Gusung, Rabu (4/03/2026).

    Usai melaksanakan salat subuh berjamaah, Munafri menyempatkan berdialog dengan warga dan menyerahkan paket pangan Ramadan kepada para pengurus Masjid Nurul Hidayah.

    Apresiasi untuk pekerja keagamaan tersebut dilakukan Munafri setiap hari selama Safari Ramadan, dengan lokasi masjid dan kecamatan yang berbeda. Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 10 penerima manfaat.

    Mereka terdiri atas imam salat, muadzin, marbot, petugas kebersihan, petugas keamanan, guru mengaji, serta pengurus jenazah yang selama ini berkontribusi untuk masjid.

    Wali kota yang akrab disapa Appi ini menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah kepada para pengurus masjid yang memiliki peran penting ditengah masyarakat namun kerap tidak terlihat.

    “Kami memberikan perhatian kepada para pengurus masjid yang selama ini menjaga kebersihan masjid kita. Bayangkan kalau tidak ada lagi yang mau jadi mereka, tidak akan ada yang membersihkan dan mengatur jadwal masjid,” ujarnya.

    Tidak hanya saat sholat subuh. Safari Ramadan yang diiringi penyerahan bantuan sembako dilakukan Munafri setiap malam di melalui sholat isya dan tarawih berjamaah.

    Appi selalu menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan pembinaan generasi Qurani.

    Karena itu, peran para pengurus sangat vital dalam menjaga keberlanjutan kegiatan masjid dan menjaga kenyamanan jamaah dalam beribadah. Karena itu, pemerintah harus hadir memberikan dukungan.

    Luwu, Riuhmedia.com — Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi menggelar koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, serta perwakilan Human Capital (HC) dari masing-masing kontraktor MDA guna membahas dinamika yang berkembang di wilayah lingkar tambang.

    Pertemuan yang berlangsung di Kabupaten Luwu tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan stabilitas sosial tetap terjaga seiring dengan keberlanjutan investasi yang berjalan.

    Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu sekaligus Sekretaris Satgas Percepatan Investasi, Moh. Arsal Arsyad, menegaskan bahwa setiap dinamika di wilayah lingkar tambang harus segera dikomunikasikan dan ditangani secara terkoordinasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

    “Investasi adalah bagian dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondasinya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ujarnya.

    Arsal menambahkan bahwa peran Satgas bukan hanya memastikan kelancaran administrasi investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepastian usaha dan kepentingan masyarakat sekitar.

    Dalam forum tersebut, unsur Pokja dan perwakilan Human Capital dari masing-masing kontraktor MDA menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait dinamika ketenagakerjaan dan ekspektasi masyarakat terhadap peluang kerja. Berbagai masukan dihimpun untuk dirumuskan menjadi solusi bersama yang lebih sistematis dan terukur.

    Direktur MDA, Erlangga Gaffar, menyampaikan bahwa perusahaan memahami tingginya harapan masyarakat terhadap peluang kerja di proyek tersebut. Namun ia menegaskan bahwa secara realistis jumlah posisi yang tersedia terbatas.

    “Antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja di MDA tentu kami pahami dan hargai. Namun jumlah posisi yang tersedia tidak mungkin dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan tenaga kerja yang ada. Karena itu, kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi ini secara bijak dan memastikan proses rekrutmen yang transparan,” kata Erlangga.

    Ia juga menekankan bahwa kontribusi MDA bagi daerah tidak hanya diukur dari jumlah tenaga kerja yang terserap langsung. Investasi yang berjalan turut mendorong perputaran ekonomi melalui kemitraan dengan pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta penyedia barang dan jasa di sekitar wilayah operasional.

    “Kehadiran MDA bukan hanya soal lowongan kerja langsung. Ada perputaran ekonomi yang tumbuh serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang kami jalankan agar manfaat investasi dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Melalui koordinasi ini, Satgas Percepatan Investasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas wilayah serta memastikan keberlanjutan investasi tetap berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat Kabupaten Luwu. (*)

    Riuhmedia.com | Luwu — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) resmi menyerahkan fasilitas pengolahan nilam kepada Koperasi Produsen Hasil Tani Masyarakat di Desa Bonelemo. Serah terima ini menjadi bagian dari program kolaborasi pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten Luwu Rahimullah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kasmaruddin, Sekretaris Pokja Percepatan Investasi Zulkarnaim, Camat Bajo Barat Imran Salang, perwakilan pemerintah desa, pengurus koperasi, serta masyarakat setempat.

    Serah terima fasilitas menandai dimulainya pengelolaan unit pengolahan nilam oleh koperasi masyarakat. Fasilitas tersebut dibangun dan dipersiapkan secara bertahap sejak 2023 sebagai bagian dari program pengembangan usaha nilam yang dirancang untuk dikelola langsung oleh masyarakat melalui kelembagaan koperasi.

    Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembentukan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

    “Pengembangan dilakukan mulai dari pendampingan petani di tingkat budidaya, penguatan koperasi sebagai pengelola, hingga penyiapan pengelolaan hasil agar kegiatan produksi dapat berjalan stabil dan memberikan nilai tambah,” ujarnya.

    Fasilitas yang diserahkan meliputi gudang bahan baku, area penjemuran, serta unit ketel penyulingan. Sarana tersebut dirancang untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen nilam masyarakat melalui proses pengolahan yang terintegrasi.

    Pada Tahap I program yang berlangsung selama 2023–2025, MDA memfokuskan kegiatan pada pembentukan dan penguatan Koperasi Produsen Hasil Tani Masyarakat. Koperasi ini telah memiliki legalitas resmi dan dikelola oleh perwakilan masyarakat dari sejumlah desa di sekitar wilayah program.

    Pengurus koperasi mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan organisasi, manajemen keuangan, hingga perencanaan usaha. Mereka dipersiapkan sebagai pengelola utama fasilitas agar operasional dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

    Di tingkat hulu, petani nilam memperoleh pelatihan pengembangan demplot dan penerapan Good Agricultural Practice (GAP) guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil. Sementara di tingkat hilir, hasil produksi telah memiliki akses pembeli dan jalur pasar yang jelas, sehingga rantai usaha berjalan secara utuh dari budidaya hingga pemasaran.

    Melalui model pengembangan berbasis koperasi ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku usaha aktif. Program tersebut membuka peluang kerja dan usaha di sektor budidaya maupun pengolahan, sehingga penguatan ekonomi desa tidak semata bergantung pada peluang kerja formal di perusahaan tambang.

    Kepala Desa Bonelemo, Baso, menilai pendekatan ini memberikan kejelasan dan keberlanjutan bagi masyarakat.

    “Yang kami lihat bukan hanya fasilitas yang dibangun, tetapi juga pengelolaan yang disiapkan. Petani dibina, koperasi diberi peran, dan hasil nilam memiliki jalur pengolahan serta pasar yang jelas,” ujarnya.

    Ke depan, Tahap II Program Pengembangan Nilam yang direncanakan mulai 2026 akan difokuskan pada penguatan pengelolaan koperasi, peningkatan kapasitas petani dalam budidaya dan pascapanen, serta pengembangan nursery dan demplot lanjutan.

    Dengan serah terima ini, pengelolaan usaha nilam resmi berada di tangan koperasi masyarakat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal di Kabupaten Luwu.

    Riuhmedia.com | Luwu, 31 Desember 2025 — Upaya penanganan stunting di Kecamatan Latimojong menunjukkan hasil menggembirakan. PT Masmindo Dwi Area (MDA) memaparkan capaian Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan, dari 19 persen menjadi 5 persen hingga Desember 2025.

    Pemaparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program PMT yang digelar MDA pada Jumat (27/12/2025) di Desa To’barru, Kabupaten Luwu. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

    Kegiatan Monev dihadiri oleh delapan kepala desa dan bidan desa dari wilayah sasaran Program PMT, yakni Desa To’barru, Kadundung, Rante Balla, Boneposi, Tolajuk, Ulu Salu, Pajang, dan Tabang. Hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu sebagai mitra pelaksana program kesehatan masyarakat.

    Dalam pemaparannya, MDA menyampaikan bahwa selain penurunan angka stunting, sejumlah balita yang sebelumnya masuk kategori gizi buruk kini telah berhasil keluar dari kondisi tersebut. Perbaikan status gizi paling menonjol tercatat di Desa Ulu Salu dan Desa To’barru, berkat pendampingan intensif tenaga kesehatan dan dukungan program PMT yang berkelanjutan.

    Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menegaskan bahwa program kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan.

    “Program PMT ini kami jalankan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak. Bagi kami, keberlanjutan operasional perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar,” ujar Mustafa.

    Ia menambahkan, MDA akan terus mendorong pendekatan kolaboratif dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta pemerintah desa agar program-program kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

    Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas peran aktif MDA dalam mendukung upaya penurunan stunting di Latimojong.

    “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara perusahaan, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Kami berharap program kesehatan seperti ini dapat terus dilanjutkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Alimuddin.

    Ia juga menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, penanganan kesehatan anak secara berkelanjutan, serta penguatan sinergi lintas sektor agar capaian positif ini dapat dipertahankan.

    Dalam kesempatan yang sama, para kepala desa yang hadir turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi MDA. Program PMT dinilai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan status gizi anak sekaligus memperkuat layanan kesehatan di desa-desa sasaran.

    Sebagai penutup kegiatan, MDA memberikan apresiasi khusus kepada dua anak yang berhasil keluar dari kategori gizi kurang, serta kepada para bidan desa yang aktif melakukan pemantauan dan pelaporan rutin kondisi kesehatan balita di wilayah masing-masing.

    Selain Program PMT, MDA juga menjalankan program pengobatan gratis yang hingga saat ini telah menjangkau 12 desa di Kecamatan Latimojong, mulai dari Desa Rante Balla hingga Desa Pangi sebagai desa terluar.

    Melalui berbagai program sosial yang kolaboratif dan berkelanjutan, MDA berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan pembangunan daerah di Kabupaten Luwu.

    Riuhmedia.com | Jakarta, 24 Desember 2025 — PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera melalui Program ESDM Siaga Bencana Peduli Sumatera. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat akibat bencana alam.

    Program ESDM Siaga Bencana Peduli Sumatera merupakan inisiatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bertujuan mengoordinasikan peran perusahaan di sektor energi dan pertambangan agar dapat bergerak cepat, terarah, dan berkelanjutan dalam merespons situasi kebencanaan.

    Keterlibatan MDA dalam program ini mencerminkan solidaritas industri pertambangan yang tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi, tetapi juga hadir secara nyata dalam situasi krisis kemanusiaan.

    Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, mengatakan partisipasi perusahaan dalam program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari sektor ESDM. Menurutnya, dalam situasi bencana, negara hadir melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan melibatkan pelaku usaha.

    “Melalui Program ESDM Siaga Bencana, Kementerian ESDM mendorong kepedulian sosial di sektor energi dan sumber daya mineral. Kami sebagai perusahaan tambang yang berada di bawah pembinaan Kementerian ESDM berkomitmen mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat terdampak,” ujar Mustafa.

    Ia menambahkan, nilai keselamatan, kepedulian, dan kemanusiaan merupakan prinsip yang tidak terpisahkan dari praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

    Bantuan yang disalurkan melalui program ini akan digunakan untuk mendukung kebutuhan darurat masyarakat terdampak bencana, seperti bantuan logistik, pemenuhan kebutuhan dasar, serta dukungan pada tahap awal pemulihan pascabencana.

    Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, MDA berharap kontribusi tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong nasional dalam menghadapi bencana.

    Riuhmedia.com | Luwu — PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggelar kegiatan “MDA Media Connect” bersama insan pers sebagai upaya memperkuat sinergi, keterbukaan informasi, dan komunikasi yang konstruktif antara perusahaan dan media. Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk membangun pemahaman bersama terkait aktivitas perusahaan, khususnya yang berlangsung di wilayah Kabupaten Luwu.

    Melalui forum ini, MDA menyampaikan komitmennya terhadap transparansi dan keterbukaan informasi publik, sekaligus membuka ruang diskusi yang sehat dengan jurnalis dari berbagai media lokal dan regional. Kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan interaktif, sehingga memungkinkan pertukaran pandangan secara terbuka.

    Manajemen MDA menyampaikan bahwa peran media sangat strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis dengan insan pers dinilai penting untuk mendukung iklim komunikasi yang positif dan produktif.

    Selain pemaparan singkat mengenai perkembangan dan komitmen perusahaan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Insan pers diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan, masukan, serta klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

    MDA berharap melalui MDA Media Connect, hubungan kemitraan dengan media dapat terus terjalin secara berkelanjutan, saling mendukung, dan berbasis kepercayaan. Ke depan, MDA berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi aktif sebagai bagian dari praktik tata kelola perusahaan yang baik.

    • All Posts
    • Activities
    • Aktifitas
    • Beauty
    • Business
    • Corruption
    • Cosmopolitan
    • Economy
    • Education
    • Fashion
    • Fashion week
    • Government
    • Health
    • Kritik Sosial
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • News
    • Opini
    • Politik
    • Tech
    • Teknologi
    • Travel
    • UMKM
    • Uncategorized
    • Wellness
    Rai Rafif Pengusaha Muda Yang Sumbangkan Mobilnya Seharga 1,2 Miliar Untuk Dijadikan Mobil Ambulance Gratis
    Rai Rafif Pengusaha Muda Yang Sumbangkan Mobilnya Seharga…
    Admin/
    April 1, 2026
    AMPLI Kritik Keras Bupati Irwan Bachri Syam atas Penundaan Pembangunan Islamic Center Malili, Soroti Anggaran Rp26 Miliar
    AMPLI Kritik Keras Bupati Irwan Bachri Syam atas…
    Admin/
    Maret 26, 2026
    Forum Desa 21 Wilayah Operasional MDA Masuk Tahap Realisasi, Pemkab Luwu Serahkan Sejumlah Program Strategis
    Forum Desa 21 Wilayah Operasional MDA Masuk Tahap…
    Admin/
    Maret 19, 2026
    Forum Desa 21 Wilayah Operasional MDA Masuk Tahap Realisasi, Pemkab Luwu Serahkan Sejumlah Program Strategis
    Forum Desa 21 Wilayah Operasional MDA Masuk Tahap…
    Admin/
    Maret 4, 2026
    Wali Kota Munafri Serahkan Bantuan Paket Ramadan untuk Pengurus Masjid Selama Safari Ramadan
    Wali Kota Munafri Serahkan Bantuan Paket Ramadan untuk…
    Admin/
    Maret 4, 2026
    Satgas Percepatan Investasi dan MDA Bahas Dinamika Lingkar Tambang di Luwu
    Satgas Percepatan Investasi dan MDA Bahas Dinamika Lingkar…
    Admin/
    Maret 1, 2026
    Pemkab Luwu dan MDA Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam di Bonelemo, Perkuat Ekonomi Masyarakat
    Pemkab Luwu dan MDA Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam…
    Admin/
    Februari 18, 2026
    MDA Paparkan Hasil Program PMT, Angka Stunting di Latimojong Turun Signifikan
    MDA Paparkan Hasil Program PMT, Angka Stunting di…
    Admin/
    Januari 1, 2026
    Masmindo Dwi Area Salurkan Bantuan Kemanusiaan Melalui Program ESDM Siaga Bencana Peduli Sumatera
    Masmindo Dwi Area Salurkan Bantuan Kemanusiaan Melalui Program…
    Admin/
    Desember 24, 2025
    Perkuat Sinergi dan Komunikasi, MDA Gelar “MDA Media Connect” Bersama Insan Pers
    Perkuat Sinergi dan Komunikasi, MDA Gelar “MDA Media…
    Admin/
    Desember 24, 2025
    Load More

    No more items.

    Riuhmedia.com adalah situs web yang menyajikan informasi terpercaya dan aktual. Kami menyajikan berita terkini, artikel, opini, lifestyle, edukasi, bisnis, dan finansial. Tujuan kami adalah menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan bagi pembaca.

    Follow us
    Facebook X-twitter Youtube Instagram
    Categories
    • Disease
    • Health
    • Nutrition
    • Fitness
    • Lifestyle
    • Weight Loss
    Tags
    • Business
    • Carousel
    • Economy
    • Health
    • Industry
    • Lifestyle
    Recent News
    • All
    • Activities
    • Aktifitas
    • Beauty
    • Business
    • Corruption
    • Cosmopolitan
    • Economy
    • Education
    • Fashion
    • Fashion week
    • Government
    • Health
    • Kritik Sosial
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • News
    • Opini
    • Politik
    • Tech
    • Teknologi
    • Travel
    • UMKM
    • Uncategorized
    • Wellness
    Discover the 10 Best Hairstyles According to Your Face Shape
    Discover the 10 Best Hairstyles…
    Juni 10, 2024
    Wonderful Outdoors Experience: Eagle Spotting in Alaska
    Wonderful Outdoors Experience: Eagle Spotting…
    Juni 11, 2024
    Activities Improve your Health by Travelling to these Remote Locations
    Activities Improve your Health by…
    Juni 11, 2024
    Copyright © 2026 Riuh Media | Powered by Sastra Wordpress Theme
    Facebook X-twitter Youtube Instagram