Riuhmedia.com | Makassar– Kebakaran yang melanda Gedung DPRD Kota Makassar beberapa waktu lalu menjadi ujian nyata koordinasi penanggulangan bencana di ibu kota Sulawesi Selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar tampil di garda terdepan, mengoordinasikan seluruh unsur terkait dalam mengendalikan situasi.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. Fadli Tahar, SE., MM., M, menegaskan bahwa lembaganya memiliki mandat jelas sebagai komando kebencanaan.
“BPBD tidak hanya hadir pada saat keadaan darurat, tetapi juga memastikan pemulihan dan pencegahan jangka panjang berjalan. Sesuai amanat UU Nomor 24 Tahun 2007, BPBD di daerah memang menjadi komando sekaligus koordinator dalam penanganan bencana,” kata Fadli saat ditemui usai rapat evaluasi.
Koordinasi Lintas Instansi
Begitu laporan kebakaran diterima, tim BPBD langsung melakukan rapid assessment (asesmen cepat) di lokasi. Data kerusakan, potensi korban, hingga dampak sosial segera dihimpun sebagai dasar rekomendasi kepada Pemerintah Kota Makassar.
“Sejak awal, kami langsung bergerak bersama Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP, hingga TNI-Polri agar penanganan berjalan terpadu,” jelas Fadli.
Fokus pada Keselamatan dan Pemulihan
Selain mendukung operasi pemadaman dengan logistik darurat, BPBD juga menyiapkan program trauma healing bagi staf DPRD maupun masyarakat sekitar. Menurut Fadli, aspek psikososial tidak kalah penting dalam penanggulangan bencana.
“Bencana itu bukan hanya soal api dan bangunan yang terbakar. Ada sisi psikologis yang harus dipulihkan agar masyarakat dan aparatur tetap bisa beraktivitas normal,” ujarnya.
Edukasi dan Mitigasi
BPBD Makassar kini tengah menyusun sejumlah rekomendasi pemulihan pasca kebakaran, termasuk evaluasi jalur evakuasi, sistem proteksi kebakaran, serta simulasi evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
“Kejadian ini menjadi pelajaran penting. Edukasi publik, pencegahan, dan mitigasi adalah kunci agar peristiwa serupa tidak terulang,” tegas Fadli.
Dengan mandat hukum yang jelas serta sinergi lintas sektor, BPBD Kota Makassar membuktikan diri sebagai komando utama dalam menghadapi bencana, memastikan keselamatan masyarakat dan aparatur tetap menjadi prioritas.



