• +123 456 7890
  • info@gmail.com
  • 125, Suitland Street, Sovagrely Rd

Facebook X-twitter Youtube Instagram
  • Home
  • News
  • Fashion
  • Tech
  • Travel
  • Home
  • News
  • Fashion
  • Tech
  • Travel

    Riuhmedia.com | Makassar – Kota Makassar, sebagai wilayah metropolitan di Indonesia Timur memiliki kerentanan terhadap bencana, mulai dari banjir, angin kencang, hingga potensi kebakaran.

    Kondisi ini menuntut pemerintah kota untuk menghadirkan langkah mitigasi yang terencana dan respons cepat di lapangan.

    Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak boleh dianggap sebagai urusan sampingan, melainkan menjadi kebutuhan mendasar dalam melindungi keselamatan warga.

    “Mitigasi bencana adalah tanggung jawab bersama, dan pemerintah kota harus hadir dengan langkah cepat serta strategi yang tepat,” ujarnya.

    Komitmen tersebut ditegaskan Munafri saat menghadiri launching inovasi program SALAMA (Sahabat Anak Afirmasi Aman Bencana) yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

    Kegiatan berlangsung di SMPN 19 Makassar, Selasa (30/9/2025), dan menjadi momentum penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak usia dini.

    Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Kepala BPBD Makassar Muhammad Fadli, jajaran kepala dinas, serta para kepala sekolah.

    Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem mitigasi bencana di Makassar.

    Munafri menegaskan pentingnya langkah mitigasi dan persiapan matang dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya banjir yang kerap melanda wilayah kota.

    Menurutnya, banjir di Makassar sudah menjadi langganan hampir setiap tahun, sehingga pemerintah bersama seluruh pihak terkait harus bekerja ekstra untuk mencari solusi.

    “Minimal banjir tahun ini kita berusaha untuk mengurangi debit airnya, karena kita masih berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk bagaimana mengintervensi persoalan banjir yang ada, khususnya di Blok 10 Antang,” kata Munafri.

    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap budaya sadar bencana dapat ditanamkan sejak dini, agar generasi muda memiliki kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.

    Politisi Golkar itu menambahkan, kondisi banjir kerap memicu kepanikan di masyarakat, terutama bagi anak-anak. Ia menilai, jika tidak ada pemahaman mengenai mitigasi atau cara penyelamatan diri, situasi tersebut bisa sangat berbahaya.

    Oleh karena itu kata dia, ada mitigasi dari BPPD, karena mampu memberikan masukan yang sangat baik untuk melatih anak-anak ini bagaimana menghadapi bencana.

    “Tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga bisa menolong orang lain,” jelasnya.

    Ia berharap kegiatan pelatihan kebencanaan ini dapat benar-benar dimaksimalkan oleh peserta, terutama anak-anak.

    Pemerintah kota, lanjutnya, akan terus mendukung penuh berbagai program yang berkaitan dengan mitigasi maupun penyelamatan saat terjadi bencana.

    Bukan hanya masalah banjir, tapi juga bencana lain seperti gempa bumi, kebakaran, dan sebagainya.

    “Jalur evakuasi di sekolah-sekolah harus jelas, ada tanda-tanda alur, ada titik kumpul (meeting point), sehingga anak-anak tahu harus ke mana saat bencana terjadi,” tutup Appi.

    Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungannya atas peluncuran program inovasi SALAMA yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

    Program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.

    “Program SALAMA ini merupakan langkah nyata yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini, khususnya di kalangan anak-anak sekolah,” katanya.

    “Dengan adanya program ini, kita berharap generasi muda di Makassar memiliki pengetahuan, kesiapan, dan keberanian untuk menghadapi situasi darurat dengan bijak,” tambah ujar Aliyah.

    Menurut Aliyah, keberadaan SALAMA menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

    Politisi Demokrat itu menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan terus memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inovasi yang mendorong kesiapsiagaan dan keselamatan warga.

    “Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini demi terciptanya kota yang lebih tangguh dan aman bagi semua warganya,” tuturnya.

    Peluncuran inovasi SALAMA ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mitigasi bencana yang melibatkan pelajar di Makassar.

    Anak-anak mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik lapangan terkait upaya penyelamatan diri dan orang lain saat terjadi bencana.

    Dengan hadirnya inovasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana semakin meningkat.

    “Ssekaligus memperkuat upaya mewujudkan Makassar sebagai kota yang tangguh dan resilien,” tukasnya.

    Diketahui, saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus menghadirkan terobosan dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana.

    Salah satunya adalah program inovasi kebencanaan yang diperkenalkan kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, dalam kegiatan pelatihan kebencanaan yang diikuti ratusan pelajar.

    Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa dari delapan inovasi yang dirancang, salah satunya akan diikutsertakan dalam lomba inovasi tingkat nasional.

    Harapannya, inovasi tersebut bisa meraih prestasi terbaik dan membawa dampak positif bagi Kota Makassar.

    “Ini akan kami berikan dalam lomba inovasi tingkat nasional, dan ke depan kita berharap bisa mendapatkan juara satu sehingga memperoleh bantuan dana baik dari pemerintah pusat maupun dari BNPB,” ungkap Fadli.

    Fadli menambahkan, kegiatan pelatihan kali ini terlaksana secara non-budgeter berkat dukungan banyak pihak.

    Meski tanpa anggaran khusus, kegiatan ini mampu memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak, termasuk praktik penyelamatan (rescue) hingga water rescue.

    Dalam kesempatan itu, Fadli juga mengapresiasi jajaran BNPB yang turut berperan aktif. Menurutnya, para relawan dan petugas bukan hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi benar-benar memahami bahwa pekerjaan mereka adalah bagian dari jalan kemanusiaan.

    “Selalu mengutamakan penyelamatan yang sesungguhnya. Seperti pesan Pak Wali kemarin, mereka juga harus tampil gagah agar masyarakat percaya, mulai dari pakaian, sepatu, hingga peralatan yang lengkap,” katanya.

    Selain itu, BPBD Makassar juga terus mempersiapkan tujuh inovasi lain yang akan diluncurkan secara bertahap.

    Seluruh inovasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana di Kota Makassar.

    “Ini adalah langkah awal kami, dan insya Allah tujuh inovasi berikutnya juga segera menyusul,” pungkas Fadli. (*)

    Riuhmedia.com | Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggelar Pelatihan Vertical Rescue pada Senin, 29 September 2025, yang berlangsung di halaman kantor BPBD Kota Makassar.

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan personel dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya dalam operasi penyelamatan di ketinggian.

    Pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya BPBD untuk meng-upgrade kemampuan tim potensi rescue agar semakin sigap dan profesional saat menghadapi situasi bencana maupun kecelakaan.

    “Melalui latihan ini, peserta dibekali dengan teknik dasar hingga lanjutan, sehingga mereka mampu memberikan penanganan cepat, tepat, dan aman,” ungkap pihak BPBD.

    Pelatihan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah Kota Makassar, yang menegaskan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan.

    Dengan adanya pelatihan tersebut, BPBD Kota Makassar diharapkan dapat lebih siap dalam memberikan pelayanan penyelamatan yang efektif bagi masyarakat.

    Riuhmedia.com | Makassar – BPBD Kota Makassar terus mendorong penguatan mitigasi bencana melalui program inovatif. Salah satunya SALAMA (Sahabat Anak Afirmasi Aman Bencana), yang resmi diperkenalkan di SMPN 19 Makassar, Selasa (30/9/2025).

    Peluncuran program dihadiri langsung Wali Kota Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Melinda Aksa, serta berbagai unsur pemerintah daerah.

    Munafri menegaskan bahwa banjir dan bencana lain yang kerap melanda Makassar membutuhkan strategi cepat dan terencana. “Banjir sudah langganan tiap tahun, dan pemerintah harus bekerja sama dengan semua pihak untuk mencari solusi. Minimal kita bisa kurangi debit air di daerah rawan,” tegasnya.

    Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, mengungkapkan bahwa SALAMA merupakan satu dari delapan inovasi kebencanaan yang sedang digodok. “Inovasi ini akan diikutsertakan dalam lomba nasional. Kami optimis bisa meraih juara dan memperoleh dukungan dana pusat maupun BNPB,” ucapnya.

    Meski terlaksana secara non-budgeter, kegiatan ini tetap mampu memberikan pelatihan nyata kepada para pelajar, termasuk simulasi penyelamatan darurat. Fadli menegaskan bahwa inovasi seperti SALAMA akan menjadi bekal berharga bagi anak-anak agar lebih siap menghadapi bencana.

    “Ini baru langkah awal, tujuh inovasi lain juga akan segera kami luncurkan. Semua diarahkan untuk memperkuat ketangguhan masyarakat Makassar,” pungkasnya.

    Riuhmedia.com | Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengimbau masyarakat, khususnya warga yang sering menggunakan penyeberangan Sungai Mallengkeri, Kecamatan Tamalate, untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas.

    Plt. Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. Muhammad Fadli Tahar, SE., M.M., menekankan bahwa faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama pada kondisi cuaca yang tidak menentu.

    “Kami mengingatkan warga agar selalu berhati-hati ketika menyebrang, terutama saat hujan deras atau arus sungai kuat. Jangan memaksakan diri, gunakan alat keselamatan bila tersedia, dan selalu awasi anak-anak maupun lansia di sekitar area sungai,” ujar Fadli Tahar saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/9/2025).

    Menurutnya, kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan agar peristiwa yang membahayakan jiwa bisa dicegah. Ia juga menambahkan pentingnya kerja sama antarwarga serta dukungan stakeholder untuk memastikan keselamatan bersama di kawasan Sungai Mallengkeri.

    “BPBD Makassar selalu siaga, tanggap, dan peduli. Namun, keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari potensi bahaya,” tegasnya.

    BPBD Makassar juga menyediakan layanan siaga darurat yang dapat dihubungi kapan pun masyarakat membutuhkan pertolongan, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat di area sungai dan wilayah rawan bencana lainnya.

    Dengan imbauan ini, BPBD berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan serta dapat meminimalisir risiko kecelakaan di penyeberangan Mallengkeri.

    Riuhmedia.com | Makassar – Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati saat menyebrangi Sungai Mallengkeri, Kecamatan Tamalate, maupun lokasi penyebrangan lainnya di wilayah kota Makassar.

    Plt. Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. Muhammad Fadli Tahar, SE., M.M., menegaskan bahwa faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.

    “Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, utamakan keselamatan. Saat hujan deras atau arus sungai kuat, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk menyebrang. Kedua, gunakan pelampung atau alat keselamatan jika tersedia. Ketiga, awasi anak-anak maupun lansia saat berada di tepi sungai. Dan bila terjadi keadaan darurat, segera hubungi petugas terdekat atau BPBD Kota Makassar,” ujar Fadli Tahar di ruang kerjanya, Selasa (02/09/2025).

    Ia menambahkan, kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan agar peristiwa yang dapat membahayakan jiwa dapat dihindari. Selain itu, kerja sama antarwarga serta dukungan dari seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menjaga keselamatan bersama di kawasan Sungai Mallengkeri.

    “Mari menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan. BPBD Makassar akan selalu siaga, tanggap, dan peduli demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

    BPBD Kota Makassar juga membuka layanan siaga darurat yang dapat dihubungi masyarakat kapan pun diperlukan, khususnya dalam menghadapi potensi bencana dan keadaan darurat di sekitar sungai.

    Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar untuk mengutamakan keselamatan dan menjadikan Sungai Mallengkeri serta wilayah aliran sungai lainnya sebagai kawasan yang lebih aman bagi seluruh warga.

    Riuhmedia.com | Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama Basarnas melaksanakan kegiatan Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana melalui Kemah Bakti. Kegiatan berlangsung di Tanjung Bayang, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate pada tanggal 30–31 Agustus 2025, dan dilanjutkan dengan evaluasi pada Selasa, 2 September 2025 pukul 08.30 WITA hingga selesai.

    Acara ini diikuti oleh unsur masyarakat, relawan, pramuka, organisasi kebencanaan, serta perangkat kelurahan. Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari pemateri yang berasal dari Basarnas dan BPBD Kota Makassar.

    Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, SE., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

    “Pencegahan dan kesiapsiagaan adalah kunci mengurangi risiko bencana. Melalui kemah bakti ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih tanggap, sigap, dan terorganisir dalam menghadapi potensi bencana di lingkungannya,” jelas Fadli Tahar.

    Dalam kegiatan ini, peserta dilatih mengenai manajemen risiko bencana, teknik pertolongan pertama, evakuasi darurat, serta strategi membangun sistem kesiapsiagaan berbasis komunitas. Simulasi lapangan juga dilakukan untuk memastikan peserta memahami penerapan materi di situasi nyata.

    Kegiatan Kemah Bakti ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Selain mempererat kolaborasi antar-relawan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda dalam menanamkan kesadaran pentingnya mitigasi bencana sejak dini.

    Dengan adanya program penguatan kapasitas kawasan ini, BPBD Kota Makassar berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih siap, lebih kuat, dan lebih tangguh dalam menghadapi bencana.

    Riuhmedia.com | Makassar, 2 September 2025 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali menggelar Pelatihan Pemulihan Sosial Psikologi II yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Biringkanaya, Selasa (02/09/2025).

    Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh jajaran BPBD Kota Makassar dan diikuti oleh peserta dari 11 kelurahan se-Kecamatan Biringkanaya.

    Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, SE., M.M., dalam arahannya menyampaikan bahwa pemulihan sosial psikologi merupakan salah satu aspek penting dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, selain penanganan fisik, masyarakat juga membutuhkan dukungan mental dan psikologis pasca bencana agar mampu bangkit kembali.

    “Bencana bukan hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali para peserta agar mampu menjadi pendamping psikososial di wilayah masing-masing,” ujar Fadli Tahar.

    Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari unsur BPBD dan praktisi psikologi. Para peserta dibekali materi mengenai dasar-dasar pemulihan psikososial, teknik pendampingan korban, hingga strategi membangun ketahanan masyarakat menghadapi bencana.

    Camat Biringkanaya yang turut hadir memberikan apresiasi kepada BPBD Kota Makassar atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap, para peserta yang berasal dari 11 kelurahan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh sehingga lebih siap dalam memberikan dukungan kepada masyarakat ketika terjadi bencana.

    Pelatihan Pemulihan Sosial Psikologi II ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kapasitas masyarakat di bidang penanggulangan bencana, khususnya dalam aspek dukungan mental dan sosial pasca bencana.

    Riuhmedia.com | Makassar – Tragedi kebakaran yang melanda Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (29/8/2025), menjadi ujian besar bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar. Tidak hanya fokus pada pemadaman api, BPBD juga memastikan seluruh proses penanganan bencana berlangsung menyeluruh—mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan pascakejadian.

    Aksi Cepat di Lapangan

    Sejalan dengan amanat UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, BPBD Makassar langsung mengambil alih komando di lokasi. Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Dr. Fadli Tahar, SE., MM, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor.

    “Kami dari BPBD sigap mengoordinasikan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta unsur TNI-Polri. Sinergi ini memastikan respons yang diberikan cepat, terarah, dan tidak tumpang tindih,” jelas Fadli, Minggu (31/8/2025).

    Setelah api berhasil dipadamkan, Tim Kaji Cepat (Rapid Assessment) BPBD Makassar langsung bergerak. Mereka mendata kerusakan, menilai kondisi korban, dan menganalisis dampak psikologis insiden ini.

    Fokus pada Pemulihan

    Tidak berhenti di tahap darurat, BPBD Makassar juga memprioritaskan aspek pemulihan. Salah satu langkah penting adalah menghadirkan dukungan trauma healing bagi staf DPRD, saksi, serta warga yang terdampak secara psikologis.

    “Program ini bertujuan mencegah trauma berkepanjangan yang bisa memengaruhi kesehatan mental maupun kinerja aparatur,” tambah Fadli.

    Selain itu, BPBD aktif memberikan informasi resmi kepada masyarakat, termasuk update pascakebakaran dan imbauan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran.

    Antisipasi Insiden di Masa Depan

    Sebagai penutup siklus penanganan, BPBD Makassar juga menyiapkan rekomendasi strategis untuk pencegahan. Di antaranya perbaikan jalur evakuasi gedung, peningkatan tata kelola keamanan, hingga rencana simulasi evakuasi kebakaran secara berkala.

    Langkah-langkah tersebut diyakini dapat meminimalkan risiko kejadian serupa sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kota Makassar.

    Makassar, Riuhmedia.com – Seorang anak berusia 3 tahun bernama Nurul Alfifa dievakuasi oleh tim BPBD Kota Makassar setelah terpisah dari teman-temannya saat bermain di Jl. Nuri Baru Lorong 14, Kelurahan Bonto Rannu, Kecamatan Mariso, pada Selasa (26/8/2025) siang.

    Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA. Berdasarkan laporan warga, korban tidak jatuh ke kanal, melainkan tersesat setelah terpisah dari teman bermainnya dan tidak mengetahui arah pulang.

    “Anak ditemukan dalam kondisi sadar, bernapas, dan tidak mengalami luka serius. Evakuasi dilakukan dengan sigap menggunakan ambulans dan perahu,” kata Sudirman, Danru BPBD Kota Makassar yang memimpin penanganan di lapangan.

    Pelapor sekaligus saksi kejadian, Rusdi Kasitrantip, memastikan kondisi korban baik dan segera mendapat perhatian warga setempat setelah dievakuasi.

    BPBD Kota Makassar menekankan pentingnya pengawasan orang tua maupun pendamping anak ketika bermain di area publik. “Kami mengimbau agar setiap anak selalu dalam pengawasan agar tidak terulang kejadian serupa,” tambah Sudirman.

    Kini, Nurul Alfifa telah berada di lokasi aman bersama keluarga dan warga sekitar.

    Makassar, Riuhmedia.com – Inovasi kebencanaan di Kota Makassar terus mendapat penguatan melalui sinergi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Setelah merilis enam ide inovatif, BPBD Makassar kini fokus pada proses inkubasi sebagai tahapan penting menuju implementasi nyata di lapangan.

    Langkah ini diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Inkubasi Inovasi Penanggulangan Bencana yang digelar pada Jumat (1/8). Kegiatan ini menjadi ruang belajar strategis bagi para inovator internal BPBD dalam menyempurnakan desain program mereka.

    Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., MM, menegaskan bahwa proses inkubasi bukan sekadar pelatihan biasa. “Inilah momentum kita memperkuat gagasan sebelum diterapkan di lapangan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

    Dalam sesi tersebut, BPBD menggandeng BRIDA Kota Makassar sebagai mitra utama. Hadir sebagai narasumber, Dr. Muhammad Amri Akbar, Sp.MSi., yang memberikan pendampingan intensif kepada masing-masing tim inovasi.

    Enam Inovasi Unggulan BPBD Makassar

    Program inovasi yang sedang diinkubasi mencakup berbagai aspek penanggulangan bencana, dari edukasi hingga pemulihan:

    • SALAMA (Sahabat Anak Lewat Afirmasi tentang Aman Bencana): Program edukasi kesiapsiagaan bagi anak dengan pendekatan hypnoshield untuk menciptakan pengalaman belajar yang aman dan menyenangkan.
    • MACCA (Manajemen Risiko Bencana Komunitas): Sistem partisipatif untuk mengelola data risiko kebencanaan berbasis komunitas lokal.
    • SILOKA (Sistem Logistik Kebencanaan Komunitas): Platform logistik inovatif yang melibatkan warga dalam distribusi bantuan secara cepat dan efisien.
    • BALLA SALAMA (Rumah Aman BPBD): Posko tanggap darurat 24 jam di tiga kecamatan prioritas, dilengkapi layanan digital dan respon cepat.
    • AGANGTA (Layanan Psikososial Hypno Resilience): Dukungan psikososial berbasis hypno resilience bagi penyintas, terutama anak dan kelompok rentan.
    • PAKABAJI (Pemulihan Berbasis Gotong Royong): Model pemulihan pascabencana yang menitikberatkan pada partisipasi warga dan semangat solidaritas.

    Dari Inkubasi ke Uji Lapangan

    Selama sesi bimbingan, setiap tim inovasi diarahkan untuk memperkuat kerangka ide, menyusun rencana implementasi, hingga menyiapkan materi video inovasi sebagai bagian dari penilaian.

    Ke depan, BPBD akan menyelenggarakan sesi pitching internal dan pelatihan produksi video. Setelah itu, keenam inovasi ini dijadwalkan menjalani uji coba langsung di lapangan, menyasar komunitas sebagai penerima manfaat utama.

    Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan BPBD berbasis inovasi, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Kompetisi Inovasi Tingkat Daerah.

    Dengan sinergi kuat bersama BRIDA dan semangat transformasi, BPBD Makassar membuktikan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan hanya soal respons cepat, tetapi juga soal gagasan cerdas dan kolaborasi berkelanjutan.

    • All Posts
    • Activities
    • Aktifitas
    • Beauty
    • Business
    • Corruption
    • Cosmopolitan
    • Economy
    • Education
    • Fashion
    • Fashion week
    • Government
    • Health
    • Kritik Sosial
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • News
    • Opini
    • Politik
    • Tech
    • Teknologi
    • Travel
    • UMKM
    • Uncategorized
    • Wellness
    BPBD Makassar Usung Inovasi Kebencanaan, Munafri-Aliyah Luncurkan Program SALAMA
    BPBD Makassar Usung Inovasi Kebencanaan, Munafri-Aliyah Luncurkan Program…
    Admin/
    Oktober 1, 2025
    BPBD Kota Makassar Gelar Pelatihan Vertical Rescue, Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel
    BPBD Kota Makassar Gelar Pelatihan Vertical Rescue, Tingkatkan…
    Admin/
    September 30, 2025
    BPBD Makassar Usung Inovasi Kebencanaan, Siap Bersaing di Tingkat Nasional
    BPBD Makassar Usung Inovasi Kebencanaan, Siap Bersaing di…
    Admin/
    September 30, 2025
    BPBD Makassar Imbau Warga yang Sering Gunakan Penyeberangan Malengkeri Utamakan Keselamatan
    BPBD Makassar Imbau Warga yang Sering Gunakan Penyeberangan…
    Admin/
    September 3, 2025
    BPBD Makassar Imbau Warga Waspada Saat Menyebrangi Sungai Mallengkeri
    BPBD Makassar Imbau Warga Waspada Saat Menyebrangi Sungai…
    Admin/
    September 3, 2025
    BPBD Makassar dan Basarnas Gelar Kemah Bakti Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
    BPBD Makassar dan Basarnas Gelar Kemah Bakti Tingkatkan…
    Admin/
    September 3, 2025
    BPBD Kota Makassar Gelar Pelatihan Pemulihan Sosial Psikologi II
    BPBD Kota Makassar Gelar Pelatihan Pemulihan Sosial Psikologi…
    Admin/
    September 3, 2025
    BPBD Makassar Ingatkan Warga: Tanggap Darurat Harus Dibekali Kesiapsiagaan Sejak Dini
    BPBD Makassar Ingatkan Warga: Tanggap Darurat Harus Dibekali…
    Admin/
    September 2, 2025
    BPBD Makassar Evakuasi Anak yang Tersesat, Pengawasan Orang Tua Jadi Kunci Pencegahan
    BPBD Makassar Evakuasi Anak yang Tersesat, Pengawasan Orang…
    Admin/
    Agustus 27, 2025
    Sinergi BPBD dan BRIDA Makassar: Perkuat Inovasi Kebencanaan Menuju Uji Lapangan dan Kompetisi Daerah
    Sinergi BPBD dan BRIDA Makassar: Perkuat Inovasi Kebencanaan…
    Admin/
    Agustus 4, 2025
    Load More

    No more items.

    Riuhmedia.com adalah situs web yang menyajikan informasi terpercaya dan aktual. Kami menyajikan berita terkini, artikel, opini, lifestyle, edukasi, bisnis, dan finansial. Tujuan kami adalah menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan bagi pembaca.

    Follow us
    Facebook X-twitter Youtube Instagram
    Categories
    • Disease
    • Health
    • Nutrition
    • Fitness
    • Lifestyle
    • Weight Loss
    Tags
    • Business
    • Carousel
    • Economy
    • Health
    • Industry
    • Lifestyle
    Recent News
    • All
    • Activities
    • Aktifitas
    • Beauty
    • Business
    • Corruption
    • Cosmopolitan
    • Economy
    • Education
    • Fashion
    • Fashion week
    • Government
    • Health
    • Kritik Sosial
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • News
    • Opini
    • Politik
    • Tech
    • Teknologi
    • Travel
    • UMKM
    • Uncategorized
    • Wellness
    Kevin Smith Shows his Love for Natural Inspired Outfits
    Kevin Smith Shows his Love…
    Juni 11, 2024
    The Big Real Estate Debate: What Makes A Good Investment
    The Big Real Estate Debate:…
    Juni 11, 2024
    5 Fashion stories from around the web you might have missed this week
    5 Fashion stories from around…
    Juni 19, 2024
    Copyright © 2026 Riuh Media | Powered by Sastra Wordpress Theme
    Facebook X-twitter Youtube Instagram