• +123 456 7890
  • info@gmail.com
  • 125, Suitland Street, Sovagrely Rd

Facebook X-twitter Youtube Instagram
  • Home
  • News
  • Fashion
  • Tech
  • Travel
  • Home
  • News
  • Fashion
  • Tech
  • Travel

    Makassar, Riuhmedia.com — Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir di musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mulai memasang Early Warning System (EWS) Banjir di sejumlah titik rawan genangan dan aliran sungai utama.

    Langkah ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana berbasis teknologi, yang bertujuan memperkuat sistem deteksi dini serta mempercepat respon masyarakat terhadap potensi bencana banjir di wilayah perkotaan.

    Perangkat EWS yang dipasang dilengkapi sensor otomatis real-time yang mampu mendeteksi ketinggian air sungai secara akurat. Ketika permukaan air mencapai batas waspada, sistem secara otomatis akan mengaktifkan sirine atau alarm sebagai tanda peringatan dini bagi masyarakat di sekitar lokasi.

    Teknologi Sensor Otomatis untuk Deteksi Dini

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, H. M. Fadli Tahar, menjelaskan bahwa EWS banjir yang dipasang kali ini merupakan perangkat modern dengan sistem pemantauan otomatis yang terintegrasi langsung dengan pusat informasi bencana BPBD.

    “Sistem ini dirancang agar mampu memberikan peringatan cepat kepada warga. Begitu ketinggian air mencapai ambang batas, sirine akan berbunyi otomatis sehingga masyarakat bisa segera bersiap dan melakukan langkah evakuasi mandiri,” jelas Fadli, Jumat (31/10/2025).

    Ia menambahkan bahwa teknologi ini diharapkan mampu memperkuat ketangguhan masyarakat di wilayah rawan banjir serta membantu pemerintah dalam mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat bencana.

    “Dengan adanya sistem ini, warga diharapkan dapat lebih siaga menghadapi kondisi darurat. Waktu respon yang cepat sangat menentukan keselamatan warga dan harta benda,” tambahnya.

    Wujud Kota Tangguh Bencana

    Pemasangan EWS Banjir dilakukan di beberapa titik prioritas di wilayah Makassar yang kerap terdampak genangan saat curah hujan tinggi.
    Selain memasang alat peringatan dini, BPBD juga melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat sekitar, agar mereka memahami fungsi sistem ini dan langkah-langkah yang harus diambil ketika alarm peringatan berbunyi.

    Menurut Fadli, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai instansi teknis menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana di daerah perkotaan.

    “Kota Makassar berkomitmen menjadi kota tangguh bencana. Kehadiran teknologi seperti EWS ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam melindungi warganya dari ancaman bencana alam,” ujarnya.

    BPBD Kota Makassar berharap, dengan terpasangnya sistem peringatan dini otomatis ini, masyarakat akan semakin siaga, tanggap, dan tangguh menghadapi potensi banjir di musim penghujan mendatang.

    Program ini juga menjadi simbol kolaborasi antara inovasi teknologi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam membangun Makassar yang aman dan berketahanan terhadap bencana. (*)

    Makassar, Riuhmedia.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama unsur gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKARMAT), TNI, POLRI, dan relawan bergerak cepat menangani kebakaran pemukiman padat yang terjadi di Jl. Pelita Raya 2, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, pada Jumat pagi (10/10/2025) sekitar pukul 08.30 Wita.

    Dari hasil asesmen awal Regu 2 Posko PB BPBD Kota Makassar, sumber api diduga berasal dari kebocoran kompor gas di sebuah warung coto. Api kemudian menyambar bangunan di sekitarnya yang juga difungsikan sebagai tempat usaha dan kontrakan.

    Petugas gabungan tiba di lokasi sesaat setelah laporan diterima dan langsung melakukan upaya pemadaman serta evakuasi warga. Setelah sekitar satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan pada pukul 09.30 Wita.

    Dampak dari kebakaran tersebut meliputi:

    • 1 unit rumah permanen (warung + kontrakan) mengalami rusak berat,

    • 1 unit rumah permanen lainnya rusak ringan,

    • 9 jiwa dari beberapa kepala keluarga terdampak langsung, tanpa korban luka maupun meninggal dunia.

    BPBD Kota Makassar telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa terpal untuk kebutuhan sementara warga terdampak.
    “Setelah api berhasil dipadamkan, tim kami langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi untuk langkah lanjutan, termasuk penyaluran bantuan dan rencana rehabilitasi,” ujar salah satu staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar.

    Hasil pendataan ini menjadi dasar penanganan lanjutan oleh BPBD Kota Makassar, termasuk dukungan rehabilitasi, rekonstruksi, serta pemulihan psikososial apabila dibutuhkan oleh warga terdampak.

    Makassar, Riuhmedia.com — Sebuah peristiwa memilukan terjadi di kawasan pintu air Jalan Manunggal 22, Tanjung Bunga, Kelurahan Tamalate, Kamis (9/10/2025). Seorang kakek bernama Tutu Dg. Rani (67) tewas setelah berjuang menyelamatkan cucunya yang nyaris hanyut terseret arus deras.

    Berdasarkan laporan dari BPBD Kota Makassar, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.46 WITA. Saat itu korban sedang memancing bersama cucunya di pinggiran pintu air. Ketika sang cucu berenang di tepi, tiba-tiba arus deras menyeretnya ke tengah. Tanpa berpikir panjang, sang kakek langsung terjun menyelamatkan.

    Upayanya berhasil — sang cucu selamat. Namun tak lama kemudian, arus deras kembali menghantam korban hingga ia terseret dan tenggelam. Tim gabungan dari BPBD Kota Makassar, Basarnas, Damkar, dan TNI-Polri langsung diterjunkan ke lokasi.

    Setelah proses pencarian selama hampir tiga jam, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WITA.

    “Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tenggelam. Kondisi arus yang kuat membuat proses pencarian cukup sulit,” ungkap Muhammad Iqbal, petugas BPBD Kota Makassar.

    Kisah heroik Tutu Dg. Rani menjadi pengingat bagi banyak pihak tentang pentingnya kewaspadaan di sekitar area air, terutama bagi anak-anak.

    BPBD Makassar kembali menegaskan pentingnya edukasi keselamatan di area berisiko tinggi, seperti pintu air, sungai, dan kanal.

    Makassar, Riuhmedia.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali menunjukkan respon cepatnya dalam menangani dampak bencana yang terjadi di wilayah kota. Kali ini, tim BPBD menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak angin kencang di Jalan Poros Perumnas Sudiang Blok J No. 34, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Kamis (10/10/2025) dini hari pukul 00.32 WITA.

    Bantuan yang diberikan berupa terpal, family kit, dan sarung, sebagai kebutuhan dasar awal bagi warga yang terdampak akibat kerusakan rumah.

    Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar, dan diterima oleh warga setempat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

    Kegiatan penyaluran ini dipimpin oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar, Muhammad Ilham Idris, S.E., M.Si., yang memastikan bahwa setiap bantuan darurat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.

    “BPBD Makassar terus berupaya hadir cepat di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kota untuk membantu warga memulihkan kondisi awal pasca kejadian,” ujar Muhammad Ilham.

    Ia juga menambahkan bahwa tim BPBD terus melakukan pemantauan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Kota Makassar, termasuk angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi, yang berpotensi menimbulkan kerusakan permukiman.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah yang rawan angin kencang. Segera laporkan ke BPBD jika terjadi kondisi darurat, agar tim kami dapat bergerak cepat,” tambahnya.

    BPBD Kota Makassar melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik berkomitmen untuk memastikan setiap laporan bencana direspons dengan cepat dan terukur, serta menjamin kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.

    Dengan semangat “Makassar Tangguh, Warga Siaga”, BPBD terus memperkuat layanan darurat dan sistem penanggulangan bencana di seluruh wilayah kota, agar masyarakat dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari ancaman bencana.

    Makassar, Riuhmedia.com — Dalam menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam setiap langkah penanggulangan.

    Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. Muhammad Fadli, S.E., M.M., dalam kegiatan Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI), Selasa (7/10/2025), yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa BPBD Makassar siap secara personel, peralatan, dan sistem koordinasi. Ini bukan sekadar apel, tetapi bentuk kesiapan nyata,” ujar Fadli.

    Dalam kegiatan tersebut, BPBD menampilkan simulasi penyelamatan pada berbagai kondisi ekstrem — dari penyelamatan di air hingga kebakaran. Aksi tersebut menjadi bukti keseriusan Makassar membangun sistem tanggap bencana yang cepat dan terukur.

    Fadli juga menyampaikan bahwa BPBD Makassar terus berbenah dengan memperkuat Kota Resiliensi Center (KRC) dan melakukan peningkatan kapasitas SDM secara berkelanjutan.

    “Kami tidak berhenti di latihan. Kami kembangkan inovasi, sistem informasi, dan kolaborasi lintas wilayah agar Makassar bisa menjadi patron kesiapsiagaan di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

    Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut memberikan apresiasi terhadap BPBD dan seluruh personel yang selalu siap siaga.

    “BPBD adalah garda terdepan keselamatan warga. Semoga semangat ini terus terjaga agar Makassar benar-benar menjadi kota tangguh dan aman bagi semua,” tegasnya.

    Dengan semangat “Makassar Siaga, Warga Tangguh”, pemerintah dan seluruh elemen terus memperkuat kesiapsiagaan menuju kota yang resilien, cepat tanggap, dan humanis dalam menghadapi setiap potensi bencana.

    Makassar, Riuhmedia.com — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya siaga bencana. Melalui Apel Gabungan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Kota Makassar 2025, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

    Apel yang digelar di kawasan MNEK Centre Point of Indonesia (CPI), Selasa (7/10/2025), menampilkan kesiapan personel, peralatan tanggap darurat, hingga simulasi penyelamatan dari udara, laut, hingga ketinggian.

    Dalam arahannya, Wali Kota Munafri menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud tanggung jawab moral dan sosial.

    “Kesiapsiagaan bukan hanya seremonial, ini tanggung jawab kita semua untuk melindungi masyarakat dari risiko bencana yang bisa datang kapan saja,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara BPBD, TNI–Polri, instansi pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat sistem tanggap darurat di Kota Makassar.

    “Sinergi dan koordinasi menjadi kunci utama. Tidak boleh ada tumpang tindih tugas. Semua harus tahu peran dan tanggung jawabnya,” tegasnya.

    Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. Muhammad Fadli, S.E., M.M., menambahkan bahwa kegiatan apel ini merupakan bentuk kesiapan nyata pemerintah dalam menghadapi bencana.

    “Bencana bisa datang kapan saja, yang kita perlukan adalah kesiapan. Baik personel, peralatan, maupun koordinasi lintas sektor,” ujar Fadli.

    BPBD Makassar juga terus mendorong edukasi publik dan latihan mitigasi untuk masyarakat di tingkat kelurahan dan sekolah, agar budaya tangguh bencana semakin mengakar.

    “Kami ingin warga Makassar tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran dan empati untuk saling melindungi,” pungkas Fadli.

    Riuhmedia.com | Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik bergerak cepat merespons kebakaran yang terjadi tadi malam di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate.

    Sejak laporan kejadian diterima, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung melakukan asesmen lapangan, mendata korban terdampak, dan menyalurkan bantuan kedaruratan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

    Bantuan yang disalurkan meliputi seperti, Family Kit, First Aid Kit (peralatan P3K), Baby Kit, Terpal, Selimut, Sarung, Pakaian dan Pendirian tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, M Fadli Tahar, menyampaikan bahwa penanganan cepat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam melindungi warganya.

    “Respon cepat ini merupakan prioritas agar masyarakat terdampak dapat segera merasa aman dan terlindungi. Bantuan yang diberikan diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar hingga kondisi pulih,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar.

    BPBD Kota Makassar akan terus melakukan monitoring di lokasi, berkoordinasi dengan kelurahan, kecamatan, serta OPD terkait untuk memfasilitasi pemulihan dan pendampingan kepada warga terdampak.

    Riuhmedia.com | Makassar – Kota Makassar, sebagai wilayah metropolitan di Indonesia Timur memiliki kerentanan terhadap bencana, mulai dari banjir, angin kencang, hingga potensi kebakaran.

    Kondisi ini menuntut pemerintah kota untuk menghadirkan langkah mitigasi yang terencana dan respons cepat di lapangan.

    Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak boleh dianggap sebagai urusan sampingan, melainkan menjadi kebutuhan mendasar dalam melindungi keselamatan warga.

    “Mitigasi bencana adalah tanggung jawab bersama, dan pemerintah kota harus hadir dengan langkah cepat serta strategi yang tepat,” ujarnya.

    Komitmen tersebut ditegaskan Munafri saat menghadiri launching inovasi program SALAMA (Sahabat Anak Afirmasi Aman Bencana) yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

    Kegiatan berlangsung di SMPN 19 Makassar, Selasa (30/9/2025), dan menjadi momentum penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak usia dini.

    Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Kepala BPBD Makassar Muhammad Fadli, jajaran kepala dinas, serta para kepala sekolah.

    Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem mitigasi bencana di Makassar.

    Munafri menegaskan pentingnya langkah mitigasi dan persiapan matang dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya banjir yang kerap melanda wilayah kota.

    Menurutnya, banjir di Makassar sudah menjadi langganan hampir setiap tahun, sehingga pemerintah bersama seluruh pihak terkait harus bekerja ekstra untuk mencari solusi.

    “Minimal banjir tahun ini kita berusaha untuk mengurangi debit airnya, karena kita masih berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk bagaimana mengintervensi persoalan banjir yang ada, khususnya di Blok 10 Antang,” kata Munafri.

    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap budaya sadar bencana dapat ditanamkan sejak dini, agar generasi muda memiliki kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.

    Politisi Golkar itu menambahkan, kondisi banjir kerap memicu kepanikan di masyarakat, terutama bagi anak-anak. Ia menilai, jika tidak ada pemahaman mengenai mitigasi atau cara penyelamatan diri, situasi tersebut bisa sangat berbahaya.

    Oleh karena itu kata dia, ada mitigasi dari BPPD, karena mampu memberikan masukan yang sangat baik untuk melatih anak-anak ini bagaimana menghadapi bencana.

    “Tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga bisa menolong orang lain,” jelasnya.

    Ia berharap kegiatan pelatihan kebencanaan ini dapat benar-benar dimaksimalkan oleh peserta, terutama anak-anak.

    Pemerintah kota, lanjutnya, akan terus mendukung penuh berbagai program yang berkaitan dengan mitigasi maupun penyelamatan saat terjadi bencana.

    Bukan hanya masalah banjir, tapi juga bencana lain seperti gempa bumi, kebakaran, dan sebagainya.

    “Jalur evakuasi di sekolah-sekolah harus jelas, ada tanda-tanda alur, ada titik kumpul (meeting point), sehingga anak-anak tahu harus ke mana saat bencana terjadi,” tutup Appi.

    Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungannya atas peluncuran program inovasi SALAMA yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

    Program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.

    “Program SALAMA ini merupakan langkah nyata yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini, khususnya di kalangan anak-anak sekolah,” katanya.

    “Dengan adanya program ini, kita berharap generasi muda di Makassar memiliki pengetahuan, kesiapan, dan keberanian untuk menghadapi situasi darurat dengan bijak,” tambah ujar Aliyah.

    Menurut Aliyah, keberadaan SALAMA menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

    Politisi Demokrat itu menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan terus memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inovasi yang mendorong kesiapsiagaan dan keselamatan warga.

    “Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini demi terciptanya kota yang lebih tangguh dan aman bagi semua warganya,” tuturnya.

    Peluncuran inovasi SALAMA ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mitigasi bencana yang melibatkan pelajar di Makassar.

    Anak-anak mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik lapangan terkait upaya penyelamatan diri dan orang lain saat terjadi bencana.

    Dengan hadirnya inovasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana semakin meningkat.

    “Ssekaligus memperkuat upaya mewujudkan Makassar sebagai kota yang tangguh dan resilien,” tukasnya.

    Diketahui, saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus menghadirkan terobosan dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana.

    Salah satunya adalah program inovasi kebencanaan yang diperkenalkan kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, dalam kegiatan pelatihan kebencanaan yang diikuti ratusan pelajar.

    Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa dari delapan inovasi yang dirancang, salah satunya akan diikutsertakan dalam lomba inovasi tingkat nasional.

    Harapannya, inovasi tersebut bisa meraih prestasi terbaik dan membawa dampak positif bagi Kota Makassar.

    “Ini akan kami berikan dalam lomba inovasi tingkat nasional, dan ke depan kita berharap bisa mendapatkan juara satu sehingga memperoleh bantuan dana baik dari pemerintah pusat maupun dari BNPB,” ungkap Fadli.

    Fadli menambahkan, kegiatan pelatihan kali ini terlaksana secara non-budgeter berkat dukungan banyak pihak.

    Meski tanpa anggaran khusus, kegiatan ini mampu memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak, termasuk praktik penyelamatan (rescue) hingga water rescue.

    Dalam kesempatan itu, Fadli juga mengapresiasi jajaran BNPB yang turut berperan aktif. Menurutnya, para relawan dan petugas bukan hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi benar-benar memahami bahwa pekerjaan mereka adalah bagian dari jalan kemanusiaan.

    “Selalu mengutamakan penyelamatan yang sesungguhnya. Seperti pesan Pak Wali kemarin, mereka juga harus tampil gagah agar masyarakat percaya, mulai dari pakaian, sepatu, hingga peralatan yang lengkap,” katanya.

    Selain itu, BPBD Makassar juga terus mempersiapkan tujuh inovasi lain yang akan diluncurkan secara bertahap.

    Seluruh inovasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana di Kota Makassar.

    “Ini adalah langkah awal kami, dan insya Allah tujuh inovasi berikutnya juga segera menyusul,” pungkas Fadli. (*)

    Riuhmedia.com | Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus memperkuat upaya mitigasi bencana banjir dengan merencanakan pemasangan Early Warning System (EWS) di tiga titik sungai strategis di Kota Makassar.

    Hari ini, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, SE., MM., CHt (IACT-USA), meninjau langsung lokasi rencana pemasangan EWS yang dipusatkan di Kodam III Paccerakkang.

    Pemasangan EWS bertujuan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat ketika terjadi peningkatan debit air sungai, meminimalisir dampak banjir melalui respon cepat dan tepat, serta mendukung terwujudnya Makassar Tangguh Bencana.

    Dr. Fadli Tahar menegaskan bahwa kehadiran sistem ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

    “Kehadiran EWS akan membantu masyarakat mendapatkan informasi cepat sehingga bisa menyelamatkan diri lebih awal. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Dengan sistem peringatan dini, risiko dapat ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.

    Selain itu, BPBD Kota Makassar juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam program mitigasi bencana. Warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga turut serta menjaga dan mendukung operasional sistem ini.

    Dengan rencana pemasangan EWS di tiga titik sungai, BPBD Kota Makassar optimis upaya ini akan memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif untuk menghadapi potensi bencana banjir.

     

    Riuhmedia.com | Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus berupaya menghadirkan program nyata bagi masyarakat melalui rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan layak huni. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan keluarga tangguh serta lingkungan yang aman dan sehat.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. Fadli Tahar, SE., MM, menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan juga bagian dari strategi ketahanan masyarakat menghadapi risiko bencana.

    “Tujuan utama program ini adalah menciptakan hunian yang bukan hanya layak ditempati, tetapi juga memiliki standar keamanan dan kenyamanan. Dengan begitu, keluarga penerima manfaat dapat merasa lebih tenang dan siap menghadapi ancaman bencana di masa depan,” jelas Fadli.

    Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

    BPBD Makassar menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses rehabilitasi ini. Gotong royong dan partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan program, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh penerima dan lingkungannya.

    Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi rentan dan tidak memenuhi standar kelayakan.

    Wujudkan Kota yang Tangguh

    Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota tangguh bencana. Melalui pembangunan rumah yang lebih kuat, sehat, dan berdaya tahan, BPBD berkomitmen memberikan rasa aman serta kepastian bagi masyarakat.

    “Ketangguhan sebuah kota berawal dari ketangguhan keluarga. Maka, setiap rumah yang dibangun lebih layak akan menjadi fondasi terciptanya masyarakat yang lebih siap menghadapi risiko bencana,” tambah Fadli.

    BPBD Kota Makassar memastikan bahwa program rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan layak huni akan terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat bisa merasakan manfaatnya demi terwujudnya Makassar yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

    • All Posts
    • Activities
    • Aktifitas
    • Beauty
    • Business
    • Corruption
    • Cosmopolitan
    • Economy
    • Education
    • Fashion
    • Fashion week
    • Government
    • Health
    • Kritik Sosial
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • News
    • Opini
    • Politik
    • Tech
    • Teknologi
    • Travel
    • UMKM
    • Uncategorized
    • Wellness
    BPBD Makassar Pasang Early Warning System Otomatis di Titik Rawan Banjir
    BPBD Makassar Pasang Early Warning System Otomatis di…
    Admin/
    Oktober 31, 2025
    BPBD Kota Makassar Tangani Kebakaran di Rappocini, 9 Jiwa Terdampak
    BPBD Kota Makassar Tangani Kebakaran di Rappocini, 9…
    Admin/
    Oktober 10, 2025
    Respons Cepat BPBD Kota Makassar: Evakuasi Korban Tenggelam di Tamalate
    Respons Cepat BPBD Kota Makassar: Evakuasi Korban Tenggelam…
    Admin/
    Oktober 10, 2025
    BPBD Kota Makassar Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Angin Kencang di Biringkanaya
    BPBD Kota Makassar Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban…
    Admin/
    Oktober 10, 2025
    Makassar Siaga, BPBD Mantapkan Sinergi Tanggap Bencana dengan Semua Elemen
    Makassar Siaga, BPBD Mantapkan Sinergi Tanggap Bencana dengan…
    Admin/
    Oktober 10, 2025
    Wujudkan Kota Tangguh, Pemkot Makassar Bangun Budaya Siaga Bencana
    Wujudkan Kota Tangguh, Pemkot Makassar Bangun Budaya Siaga…
    Admin/
    Oktober 10, 2025
    BPBD Serahkan Bantuan Logistik Pascakebakaran di Maccini Sombala
    BPBD Serahkan Bantuan Logistik Pascakebakaran di Maccini Sombala
    Admin/
    Oktober 1, 2025
    BPBD Makassar Usung Inovasi Kebencanaan, Munafri-Aliyah Luncurkan Program SALAMA
    BPBD Makassar Usung Inovasi Kebencanaan, Munafri-Aliyah Luncurkan Program…
    Admin/
    Oktober 1, 2025
    BPBD Kota Makassar Siapkan Pemasangan EWS di Tiga Titik Sungai untuk Mitigasi Banjir
    BPBD Kota Makassar Siapkan Pemasangan EWS di Tiga…
    Admin/
    Oktober 1, 2025
    Wujudkan Kota Tangguh, BPBD Makassar Perkuat Hunian Warga Lewat Rehabilitasi dan Rekonstruksi
    Wujudkan Kota Tangguh, BPBD Makassar Perkuat Hunian Warga…
    Admin/
    September 20, 2025
    Load More

    No more items.

    Riuhmedia.com adalah situs web yang menyajikan informasi terpercaya dan aktual. Kami menyajikan berita terkini, artikel, opini, lifestyle, edukasi, bisnis, dan finansial. Tujuan kami adalah menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan bagi pembaca.

    Follow us
    Facebook X-twitter Youtube Instagram
    Categories
    • Disease
    • Health
    • Nutrition
    • Fitness
    • Lifestyle
    • Weight Loss
    Tags
    • Business
    • Carousel
    • Economy
    • Health
    • Industry
    • Lifestyle
    Recent News
    • All
    • Activities
    • Aktifitas
    • Beauty
    • Business
    • Corruption
    • Cosmopolitan
    • Economy
    • Education
    • Fashion
    • Fashion week
    • Government
    • Health
    • Kritik Sosial
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • News
    • Opini
    • Politik
    • Tech
    • Teknologi
    • Travel
    • UMKM
    • Uncategorized
    • Wellness
    Discover the 10 Best Hairstyles According to Your Face Shape
    Discover the 10 Best Hairstyles…
    Juni 10, 2024
    Wonderful Outdoors Experience: Eagle Spotting in Alaska
    Wonderful Outdoors Experience: Eagle Spotting…
    Juni 11, 2024
    Activities Improve your Health by Travelling to these Remote Locations
    Activities Improve your Health by…
    Juni 11, 2024
    Copyright © 2026 Riuh Media | Powered by Sastra Wordpress Theme
    Facebook X-twitter Youtube Instagram