Jakarta, 18 Mei 2025, riuhmedia.com – Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya kembali Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) TIDAR periode 2025–2030. Vonny menilai kepemimpinan Rahayu sebagai simbol kuat dari perempuan Indonesia yang mampu memimpin secara tangguh, progresif, dan konsisten di panggung politik nasional.
Vonny mengatakan, “Sist Rahayu memimpin TIDAR dengan visi jelas dan langkah nyata. Kongres IV TIDAR yang memilih beliau secara aklamasi membuktikan bahwa kader TIDAR menaruh kepercayaan penuh terhadap kualitas dan integritas kepemimpinannya. Rahayu mampu membawa organisasi ini bergerak maju dan solid.”
Sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Jeneponto, Vonny menilai Rahayu telah memberikan inspirasi besar bagi perempuan muda di Indonesia, khususnya dalam dunia politik. Ia menegaskan bahwa Rahayu tidak hanya memimpin secara administratif, tetapi juga aktif memperluas jaringan TIDAR ke tingkat internasional, termasuk merangkul diaspora Indonesia.
“Beliau membina kader dengan dedikasi tinggi. Tidak hanya di dalam negeri, beliau juga menggandeng diaspora untuk turut membangun bangsa. Rahayu memimpin dengan keberanian dan ketegasan, serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas untuk generasi muda,” kata Vonny.
Vonny juga memastikan bahwa TIDAR Sulawesi Selatan siap mendukung program-program strategis yang akan dijalankan oleh PP TIDAR dalam periode lima tahun ke depan. Ia berkomitmen memperkuat peran kader di daerah dan memperluas pengaruh TIDAR di tingkat akar rumput.
“Kami akan memperkuat kaderisasi, mengembangkan pelatihan kepemimpinan, dan mendorong keterlibatan aktif generasi muda, terutama perempuan, dalam politik. Sist Rahayu sudah menyalakan api semangat itu, dan kami siap melanjutkannya di Sulawesi Selatan,” ujar Vonny.
Vonny mendorong para perempuan muda agar tidak ragu melangkah ke panggung politik. Menurutnya, perempuan memiliki kapasitas besar untuk memimpin dan membawa perubahan nyata jika mendapatkan dukungan dan ruang yang tepat.
“Kita tidak boleh hanya menonton. Perempuan harus mengambil bagian dalam perubahan. Sist Rahayu sudah membuka jalan, dan kita harus terus melangkah bersama,” tegasnya.
Melalui kepemimpinan yang inklusif dan tegas, Vonny percaya bahwa Rahayu akan terus membawa TIDAR menjadi organisasi kepemudaan yang semakin relevan, kuat, dan berdaya saing. Ia optimistis bahwa ke depan, peran perempuan dalam politik akan semakin menguat, seiring dengan tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya representasi perempuan dalam kepemimpinan nasional.
Makassar, 23 Maret 2024, riuhmedia.com – Vonny Ameliani S resmi terpilih sebagai Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulawesi Selatan periode 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang berlangsung di Hotel Gammara, Makassar. Pemilihannya menandai babak baru bagi Tidar Sulsel dalam memperkuat perannya sebagai wadah kaderisasi pemuda yang tidak hanya aktif di politik, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan sosial dan ekonomi.
Musdalub ini dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Tidar, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, serta jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, dan pengurus cabang dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Kehadiran Rahayu Saraswati menegaskan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi organisasi dan anggotanya.
Dalam pidatonya, Vonny menegaskan bahwa Tidar Sulsel harus lebih dari sekadar organisasi kepemudaan biasa. Ia berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kaderisasi yang lebih modern, berbasis inovasi, dan selaras dengan perkembangan zaman.
“Pemuda hari ini tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus mengambil peran aktif dalam perubahan. Kita harus membangun generasi yang tidak hanya kritis, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengambil keputusan strategis yang berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Vonny.
Sebagai langkah awal, Vonny berencana memperkuat jaringan Tidar Sulsel dengan berbagai sektor, termasuk dunia usaha, akademisi, serta komunitas kreatif. Ia ingin memastikan bahwa organisasi ini dapat menjadi ruang yang nyata bagi pengembangan keterampilan dan kepemimpinan anak muda di berbagai bidang.
Vonny juga menekankan pentingnya program pemberdayaan ekonomi bagi pemuda. Di bawah kepemimpinannya, Tidar Sulsel akan mendorong lebih banyak inisiatif yang berfokus pada kewirausahaan, digitalisasi, serta kolaborasi lintas sektor guna menciptakan pemuda yang tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru bagi masyarakat.
Selain itu, ia menargetkan adanya program pelatihan yang lebih terstruktur dalam membangun kapasitas pemuda. Workshop kepemimpinan, seminar bisnis, serta pelatihan soft skill akan menjadi bagian dari agenda utama guna mencetak generasi muda yang siap bersaing di era global.
Vonny juga menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam kebijakan publik. Menurutnya, generasi muda harus lebih aktif dalam menyuarakan aspirasi mereka dan turut serta dalam proses perumusan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia berharap kepemimpinannya dapat menjadi jembatan antara aspirasi pemuda dan kebijakan yang lebih inklusif.
Dengan arah kepemimpinan yang lebih strategis dan progresif, Tidar Sulsel diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi pemuda, memastikan suara mereka didengar dalam kebijakan publik, serta membangun jaringan kolaborasi yang lebih luas untuk menciptakan perubahan yang nyata dan berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Vonny, Tidar Sulsel tidak hanya akan menjadi wadah pengembangan politik, tetapi juga ruang bagi inovasi, pemberdayaan, dan penguatan karakter pemuda demi masa depan bangsa yang lebih baik.