Riuhmedia.com | Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus berupaya menghadirkan program nyata bagi masyarakat melalui rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan layak huni. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan keluarga tangguh serta lingkungan yang aman dan sehat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. Fadli Tahar, SE., MM, menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan juga bagian dari strategi ketahanan masyarakat menghadapi risiko bencana.
“Tujuan utama program ini adalah menciptakan hunian yang bukan hanya layak ditempati, tetapi juga memiliki standar keamanan dan kenyamanan. Dengan begitu, keluarga penerima manfaat dapat merasa lebih tenang dan siap menghadapi ancaman bencana di masa depan,” jelas Fadli.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
BPBD Makassar menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses rehabilitasi ini. Gotong royong dan partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan program, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh penerima dan lingkungannya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi rentan dan tidak memenuhi standar kelayakan.
Wujudkan Kota yang Tangguh
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota tangguh bencana. Melalui pembangunan rumah yang lebih kuat, sehat, dan berdaya tahan, BPBD berkomitmen memberikan rasa aman serta kepastian bagi masyarakat.
“Ketangguhan sebuah kota berawal dari ketangguhan keluarga. Maka, setiap rumah yang dibangun lebih layak akan menjadi fondasi terciptanya masyarakat yang lebih siap menghadapi risiko bencana,” tambah Fadli.
BPBD Kota Makassar memastikan bahwa program rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan layak huni akan terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat bisa merasakan manfaatnya demi terwujudnya Makassar yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.



